Artikel Lain Angka Perolehan Kwh PLN Tiap Bulan Terus Menyusut

Kwh PLN Turun

Angka Perolehan Kwh PLN Tiap Bulan Terus Menyusut

Tiap bulan kWh listrik yang dibeli melalui token PLN senantiasa semakin menyusut nilainya. Dulu nominal 50rb masih bisa dapat 46 kWh. Namun seiring berjalannya waktu, nilai real kWh yang diperoleh konsumen terus mengalami penurunan yang sukup lumayan. Apa masalahnya? Apakah kios pulsa melakukan manipulasi atas nilai kWh yang di jual ke konsumen?

Ini dia jawaban dari keluhan member atas masalah penurunan kWh PLN. Karena sejak bulan Juli 2014 pemerintah telah menaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) kepada 6 golongan pelanggan tertuang melalui Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 19 Tahun 2014.

Keenam golongan itu akan mengalami kenaikan TTL secara berkala dua bulan sekali. Berikut data tersebut :

  1. Industri I3 non terbuka (tbk) naik secara bertahap sebesar 11,57 persen.
    1. Dari tarif awal Rp 864 per kilo Watt hours (kWh)
    2. Menjadi Rp 964 per kWh saat awal kenaikan Juli 2014
    3. Awal September 2014 naik lagi menjadi Rp 1075 per kWh
  2. Pelanggan rumah tangga R3 dengan 3.500-5500 volt ampere (va), naik bertahap sebesar 5,7 persen.
    1. Tarif sebelum naik Rp1.145 per kWh,
    2. Awal Juli 2014 naik menjadi Rp 1.210 per kWh
    3. Naik lagi menjadi Rp 1.279 per kWh pada kenaikan tahap kedua September 2014.
  3. Pelanggan pemerintah (P2) dengan daya diatas 200 kva. Kenaikan secara bertahap setiap dua bulan sebesar 5,36 persen.
    1. Dari tarif normal sebelum kenaikan Rp1026 per kWh,
    2. Naik jadi Rp 1081 per kWh awal Juli 2014
    3. Dan naik lagi menjadi Rp 1139 per kWh pada September 2014.
  4. Golongan Rumah Tangga (R1) dengan daya 2.200 VA kenaikan rata-rata 10,43 persen tiap dua bulan.
    1. Dari tarif normal sebelum kenaikan Rp1004 per kWh,
    2. Menjadi Rp 1109 per kWh awal kenaikan Juli 2014
    3. Sept 2014 naik lagi menjadi Rp 1224 per kWh
  5. Golongan pelanggan penerangan Jalan Umum (P3) dengan kenaikan bertahap sebesar 10,69%.
    1. Tarif awal Rp 997 per kWh,
    2. Kenaikan bulan Juli 2014 menjadi Rp 1104 per kWh
    3. Naik lagi menjadi Rp 1221 per kWh September 2014.
  6. Golongan pelanggan Rumah Tangga (R1) dengan daya 1.300 VA kenaikan bertahap 11,36 persen.
    1. Dari tarif normal sebelum kenaikan Rp979 per kWh,
    2. Menjadi Rp 1090 per kWh Juli 2014
    3. September 2014 naik lagi menjadi Rp 1214 per kWh

Diretur Jenderal Ketenaga Listrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman mengatakan, dengan tarif listrik secara berkala sampai November, penghematan anggaran mencapai Rp 8,51 triliun dan seluruh golongan pelanggan listrik di atas sudah tidak lagi disubsidi.

"Penghematan enam golongan Rp 8,51 triliun, November 2014 tanpa disubsidi," tutup Jarman. (Pew/Nrm)

Sumber : http://bisnis.liputan6.com/read/2100185/ini-daftar-tarif-listrik-terbaru-usai-naik-per-1-september

Kwh PLN Turun

Telah dibaca pengunjung 3921 kali
Id: 305 | Posted by : admin | Date : 06-11-14 | 13:27:49

Join Kios Pulsa

Artikel Terkait :


Tarif Promo Simpati Daftar Tarif Promosi Terbaru Dari Simpati
Tarif Promo Simpati Nikmati puas internetan cuma Rp 2/kB, setelah 3.5 MB nikmati tarif hemat Rp 0,5/kB seterusnya (termasuk penggunaan Operamini & WhatsApp). Mau puas SMS-an? Cuma 8 kali SMS, GRATIS 500 SMS sampai pukul 5 sore + cukup 8 kali SMS. GRATIS 200 SMS dari pukul 5 sore hingga 12 malam.

Disclaimer:
Artikel pada halaman ini hanyalah untuk keperluan informasi semata. Tidak untuk tujuan lain. Kios pulsa tidak bertanggung jawab atas segala efek yang di timbulkan akibat pemanfaatan informasi yang ada di halaman ini.


Kwh PLN Turun Angka Perolehan Kwh PLN Tiap Bulan Terus Menyusut